Jumat, 19 Mei 2017

Perbedaan Jenis-jenis CD [Lengkap - Complete Edition]

Hai sobat,

Kali ini Rozi akan mengulas tentang Perbedaan Jenis-jenis CD.
Pasti kalian tahu bahwa CD itu memiliki jenis-jenis yang sangat berbeda diantaranya adalah CD-R, CD-RW, DVD-R, DVD-RW, HD-DVD, VCD, BluRay, dan sebagainya.
















Pertama kalian harus tahu apa itu CD.
Nah, Saya akan jelaskan satu per satu. CD merupakan singkatan dari Compact Disc yang berupa cakram/ disk optik yang mampu menyimpan berbagai media penyimpanan. Ciri-ciri umunya berbentuk lingkaran, memiliki lubang ditengahnya dan didesain berupa optik. Fungsinya sama dengan flashdisk tetapi ini memiliki tujuan yang berbeda. Keunggulan CD ini adalah aman dari virus, Mudah disimpan di berbagai tempat, Ada CD yang permanen tidak bisa dihapus sehingga kalau mau dihapus harus dibakar lagi (Reburn CD), Jika penuh bisa membeli cd baru yang lebih murah dibandingkan flashdisk.

Sudah tahu kan?


Berikutnya kita langsung ke Jenis-jenis CD.

1. CD (Compact Disc)


CD adalah disk Optik generasi pertama yang menggantikan disket (Flopy Disk) pada masa itu, karena CD memiliki kapasitas yang lebih besar dari disket sedangkan harga hampir sama. CD banyak di gunakan untuk Film resolusi kecil, video music, software aplikasi dan data-data penting yang akan di kirimkan karena dulu masi belum banyak internet yg bisa mengirimkan data dokumen melalui e-mail.

CD memiliki kapasitas penyimpanan data 700 MB pada CD single Layer dan menggunakan teknologi Laser merah dengan panjang gelombang 780 nm (nano meter), sedangkan letak penyimpanan datanya (layer) ada di bagian atas dari disk, jadi jika bagian atas (label dari merek CD) rusak atau tergores maka CD tidak akan bisa di gunakan lagi, begitu juga dengan bagian bawahnya jika kotor banyak tertutup kotoran atau banyak goresan maka Optik laser merah akan sulit membaca data sehingga membutuhkan proses lama untuk membacanya, lebih baik bersihkan dulu sebelum di gunakan.

CD memiliki 2 tipe yaitu: CD-R dan CD-RW

a. CD-R adalah singakan dari Compact Disc Recordable yang dapat menyimpan file secara permanen alias hanya dibaca yang tidak dapat modifikasi ulang, dihapus, maupun dibakar lagi. CD-R ini memiliki keunggulan yaitu sebagai media cadangan file maupun sistem, kecepatan bakar hingga x32, lalu harganya murah, banyak dijumpai di toko.

b. CD-RW adalah singkatan Compact Disc Rewritable yang dapat menyimpan file yang mampu
membaca maupun menulis (dapat dimodifikasi ulang, dihapus, maupun dibakar lagi. CD-RW ini ada keunggulan yaitu sebagai media pengganti USB, namun perlu dibakar untuk memasukan data ke CD ini. Tetapi ada kelemahannya yaitu kecepatan bakar hanya sampai x4 atau x16, harga lebih mahal, sukar ditemui atau dijumpai di toko.


2. DVD (Digital Versatile Disc)


DVD adalah disk Optik generasi ke-dua pengembangan dari CD yang memiliki kapasitas lebih besar 7x keping CD setiap keping DVD atau berkapasitas 4,7 GB hingga 16.8 GB single layer (lapisan tunggal) atau beberapa layer (yang terdapat tanda "+" yaitu meningkatkan kecepatan perekaman dan mengurangi fatal error, namun direkomendasikan untuk membuat dvd blank yang bertanda "-" )dan dapat memutar film dengan resolusi 720x480 pixel hingga batas tertentu, makanya kebanyakan DVD sekarang digunakan sebagai pemutar film, karena harganya lebih murah perkeping daripada membeli 7 keping CD dan bisa menekan biaya produksi.


DVD masih menggunakan teknologi laser merah dengan panjang gelombang 635-650 nm (nano meter), sedangkan letak penyimpanan datanya (layer) ada di bagian tengah dari disk, jadi data lebih aman dari kerusakan disk tetapi jika bagian bawahnya kotor sama halnya seperti CD karena banyak tertutup kotoran atau banyak goresan maka Optik laser merah akan sulit membaca data sehingga membutuhkan proses lama untuk membacanya, bahkan menimbulkan kerusakan pada Optik playernya. lebih baik bersihkan dulu sebelum di gunakan. Sebenarnya tidak ada bedanya dengan CD dan atau DVD, hanya terdapat perbedaan kapasitas.

DVD dibedakan menjadi 3 tipe yaitu:



a. DVD-RW singkatan dari Digital Versatile Disc Rewritable yang dapat menyimpan file yang mampu membaca maupun menulis (dapat dimodifikasi ulang, dihapus, maupun dibakar lagi. DVD-RW ini ada keunggulan yaitu sebagai media pengganti USB, namun perlu dibakar untuk memasukan data ke DVD ini. Tetapi ada kelemahannya yaitu kecepatan bakar hanya sampai x4 atau x16, harga lebih mahal, sukar ditemui atau dijumpai di toko.

b, DVD-R singkatan dari Digital Versatile Disc yang dapat menyimpan file atau film secara permanen alias hanya dibaca yang tidak dapat modifikasi ulang, dihapus, maupun dibakar lagi. DVD-R ini memiliki keunggulan yaitu sebagai media cadangan file maupun sistem, kecepatan bakar hingga x32, lalu harganya murah, banyak dijumpai di toko.

c. HD-DVD atau HVD (High-Definition DVD) adalah sebuah format cakram optik berkepadatan tinggi yang didisain untuk menyimpan data termasuk video definisi tinggi. yaitu Cakram HD DVD dirancang untuk menggantikan format DVD. HD DVD dapat menampung data sebanyak tiga kali data yang ditampung DVD (15 GB per lapis berbanding 4,7 GB). Standar HD DVD dikembangkan oleh Toshiba dan NEC. Pada 19 November 2003, DVD Forum turut mendukung HD DVD sebagai penerus standar definisi tinggi. Pada pertemuan tersebut disepakati untuk menggunakan nama HD DVD yang sebelumnya dinamai AOD (Advanced Optical Disc).


3. VCD (Compact Disc Digital Video)



VCD adalah format digital standar untuk penyimpanan gambar video dalam suatu cakram padat. Cakram VCD ini dapat dijalankan dengan alat perekam/pemutar VCD. Namun hampir semua jenis komputer PC, perekam/pemutar cakram DVD, serta beberapa konsol permainan video juga dapat menjalankan jenis cakram VCD ini. VCD ini dapat menyimpan sekitar 800 MB data. Kebanyakan berdiri sendiri DVD player bisa dapat memutar VCD.

VCD masih merupakan format yang paling universal kompatibel untuk distribusi video yang luas. Siapa saja dengan pemutar DVD, VCD player atau komputer dengan drive CD-ROM dapat memutar VCD. Kualitas video lebih baik daripada format lainnya paling dan cukup untuk melihat hal yang khas. Media fisik yang digunakan, CD-R atau CD-RW, sangat murah dan tersedia luas.

4. Bluray Disc


Bluray Disc (Cakram Blu-ray) adalah sebuah format cakram optik untuk penyimpanan media digital termasuk video definisi tinggi. Nama Blu-ray diambil dari laser biru-ungu yang digunakan untuk membaca dan menulisi cakram jenis ini. Cakram Blu-ray dapat menyimpan data yang lebih banyak dari format DVD yang lebih umum karena panjang gelombang laser biru-ungu yang dipakai hanya 405 nm di mana lebih pendek dibandingkan laser merah, 650 nm yang dipakai DVD dan CD. Format saingan Blu-ray yaitu HD DVD juga menggunakan laser jenis yang sama. Cakram Blu-ray dapat menyimpan 25 GB pada setiap lapisannya dibandingkan dengan 4,7 GB pada DVD. Beberapa pabrik bahkan telah membuat cakram Blu-ray satu lapis dan dua lapis (50 GB) yang dapat ditulis ulang.


Sekian dari perbedaan jenis-jenis CD lengkap, akan ada update lagi tentang artikel ini, STAY WITH US! Terima kasih. 



1 komentar:

  1. ASSALAMUALAIKUM SAYA ATAS NAMA PAK EKO ASAL MAJALENGKA KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI , PESUGIHAN YANG AKI BERIKAN ALHAMDULILLAH BERHASIL (1,5) MILIAR SAYA DAPAT, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNASI DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB KI_SHOLEH_PATI_085_244_669_169_SUPAYA LEBIH JELAS SILAHKAN KLIK-> PESUGIHAN CEPAT KAYA TAMPA TUMBAL terima kasih.

    BalasHapus

Tinngalkan jejak komentar!

Sebelum berkomentar:

1. Gunakan kata-kata yang sopan dan baik,
2. Tidak boleh mengirim dengan SPAM
3. Anda boleh mengirim link, Blog ini DOFOLLOW.

Selengkapnya di KEBIJAKAN PRIVASI DISINI!

Selamat berkomentar ^_^

Ikuti Rozi Vector: